Diposting pada Agustus 31, 2026

Perkuat Integritas dan Mutu Layanan, RSUD Dr. K. H. Idham Chalid Ciawi Jalani Wawancara Penilaian Zona Integritas


BOGOR (28/8) RSUD Dr. K. H. Idham Chalid Ciawi menjalani wawancara penilaian Program Zona Integritas (ZI) bersama Tim Penilai Nasional (TPN). Kegiatan ini menjadi bagian dari evaluasi terhadap komitmen rumah sakit dalam memperkuat tata kelola sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai 4 Gedung H RSUD Dr. K. H. Idham Chalid Ciawi tersebut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Plt. Direktur RSUD, Wakil Direktur Administrasi, serta jajaran Tim ZI. Sementara Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor dan TPN mengikuti proses penilaian secara daring.

Dalam wawancara tersebut, TPN mendalami berbagai hal terkait pelayanan rumah sakit, mulai dari pengalaman pasien, waktu tunggu, kesiapan rumah sakit dalam menghadapi kondisi darurat, hingga berbagai inovasi yang dikembangkan untuk meningkatkan kualitas layanan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Dr. dr. Fusia Meidiawaty, S.H., MH.Kes., MARS., C.M.Med, menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas harus memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Zona Integritas bukan hanya tentang pemenuhan administrasi, tetapi bagaimana integritas, akuntabilitas, dan peningkatan mutu menjadi budaya dalam pelayanan kesehatan. Kami mendorong rumah sakit untuk terus berinovasi dan memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang mudah, cepat, berkualitas, dan berkeadilan.”

Salah satu perhatian dalam proses penilaian adalah bagaimana rumah sakit memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan ketika terjadi peningkatan jumlah pasien. RSUD Dr. K. H. Idham Chalid terus melakukan penyesuaian dan menyiapkan langkah-langkah pelayanan agar kebutuhan pasien tetap dapat ditangani dengan baik.

“Komitmen kami adalah memastikan pasien tetap mendapatkan pelayanan. Keterbatasan kapasitas tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan kebutuhan masyarakat,” menjadi prinsip yang disampaikan dalam proses penilaian.

Dalam kesempatan tersebut, rumah sakit juga memaparkan sejumlah inovasi pelayanan, di antaranya SIGARDAMAS, layanan fast track, digitalisasi layanan yang terintegrasi, serta Bogor Pain Center (BPC).

Berbagai inovasi tersebut dikembangkan sebagai bagian dari upaya rumah sakit untuk memberikan pelayanan yang lebih mudah, cepat, dan sesuai dengan kebutuhan pasien.

Rumah sakit juga terus melakukan evaluasi terhadap waktu tunggu dan alur pelayanan. Sejumlah perbaikan dilakukan untuk mengurangi hambatan dalam proses pelayanan sehingga pasien dapat memperoleh layanan secara lebih efektif.

Selain itu, kesiapan rumah sakit dalam menghadapi kondisi darurat turut menjadi perhatian. Rumah sakit memastikan layanan-layanan penting tetap dapat berjalan ketika terjadi gangguan, sehingga keselamatan dan kebutuhan pasien tetap menjadi prioritas.

Bogor Pain Center (BPC) juga menjadi salah satu inovasi yang diperkenalkan dalam proses penilaian. Layanan ini hadir untuk memberikan penanganan yang lebih terarah bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan terkait keluhan nyeri.

Plt. Direktur RSUD Dr. K. H. Idham Chalid Ciawi, dr. Agus Fauzi, M.Kes, mengatakan penilaian Zona Integritas menjadi momentum bagi rumah sakit untuk terus melakukan pembenahan.

“Bagi kami, penilaian Zona Integritas bukan sekadar mengejar predikat. Ini menjadi momentum untuk memastikan setiap perubahan dan inovasi benar-benar memberikan dampak terhadap pelayanan. Komitmen kami adalah menghadirkan pelayanan yang semakin cepat, transparan, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.”

Proses wawancara tersebut sekaligus menjadi ruang evaluasi bagi rumah sakit untuk melihat berbagai hal yang masih perlu diperbaiki. Masukan dari proses penilaian akan menjadi bagian dari upaya peningkatan pelayanan secara berkelanjutan.

Bagi RSUD Dr. K. H. Idham Chalid, pembangunan Zona Integritas bukanlah tujuan akhir, melainkan bagian dari proses untuk membangun budaya kerja yang berintegritas, memperkuat kualitas pelayanan, dan memastikan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang semakin baik.