BOGOR â RSUD Dr. K.H. Idham Chalid Ciawi menjadi salah satu lokasi Field Visit Implementation Support Mission (ISM) dalam rangka mendukung implementasi Indonesia National Health Insurance (JKN) Reforms and Results Program. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), sekaligus mendorong peningkatan kualitas tata kelola dan pelayanan kesehatan di tingkat fasilitas kesehatan.
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan World Bank, Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) Kementerian Keuangan beserta tim, Koordinator Result Area II JKN Reform Kementerian Keuangan beserta jajaran, Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan, Team Leader JKN Reforms beserta tim, Kementerian Kesehatan, BPJS Kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Puskesmas Ciawi, serta jajaran manajemen dan keluarga besar RSUD Dr. K.H. Idham Chalid.
Kunjungan lapangan ini menjadi momentum strategis untuk melihat secara langsung implementasi program di fasilitas pelayanan kesehatan, sekaligus menjadi ruang berbagi pengalaman, bertukar perspektif, dan memperoleh masukan dalam upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelayanan kesehatan.
Plt. Direktur RSUD Dr. K.H. Idham Chalid Ciawi, dr. Agus Fauzi, M.Kes., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada RSUD Dr. K.H. Idham Chalid untuk menjadi bagian dari rangkaian Field Visit Implementation Support Mission tersebut.
Menurutnya, kunjungan ini merupakan kesempatan penting bagi rumah sakit untuk berbagi pengalaman sekaligus mendapatkan wawasan dan masukan dalam rangka memperkuat tata kelola serta kualitas pelayanan kesehatan.
âKami merasa terhormat dapat menjadi bagian dari pelaksanaan field visit ini. Kegiatan ini merupakan kesempatan berharga bagi kami untuk berbagi pengalaman, menerima insight, sekaligus melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan pelayanan kesehatan di rumah sakit,â ujar dr. Agus Fauzi.
Ia menegaskan, penguatan sistem kesehatan nasional membutuhkan kolaborasi dan sinergi lintas sektor. Pemerintah pusat, pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, BPJS Kesehatan, serta mitra pembangunan memiliki peran strategis dalam memastikan Program JKN dapat terus memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.
Dalam konteks tersebut, RSUD Dr. K.H. Idham Chalid Ciawi berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pelayanan, memperkuat tata kelola rumah sakit, serta mendukung transformasi sistem kesehatan nasional melalui pelayanan yang berkualitas, efektif, efisien, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
‘Kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, serta mitra pembangunan akan semakin memperkuat kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat. Kami berharap kunjungan ini dapat menghasilkan rekomendasi yang konstruktif dan memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas pelayanan serta keberlanjutan Program JKN di Indonesia,’katanya.
Lebih lanjut, dr. Agus Fauzi menilai bahwa kegiatan Field Visit Implementation Support Mission tidak hanya menjadi ruang evaluasi, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembelajaran bersama. Pertukaran pengalaman dan perspektif dari berbagai pemangku kepentingan diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap penguatan implementasi reformasi JKN secara berkelanjutan.
âBagi kami, pelayanan kesehatan tidak berhenti pada aspek pelayanan medis semata, tetapi juga mencakup bagaimana tata kelola, efektivitas, efisiensi, dan keselamatan pasien dapat terus diperkuat. Karena itu, sinergi dan evaluasi bersama menjadi bagian penting dalam perjalanan peningkatan mutu pelayanan kesehatan,â ujarnya.
Melalui kolaborasi lintas institusi dan penguatan tata kelola pelayanan kesehatan, RSUD Dr. K.H. Idham Chalid Ciawi menegaskan komitmennya untuk terus mengambil bagian dalam menghadirkan layanan kesehatan yang semakin bermutu, profesional, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Kegiatan Field Visit Implementation Support Mission di RSUD Dr. K.H. Idham Chalid diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, BPJS Kesehatan, dan mitra pembangunan dalam mendukung keberlanjutan reformasi JKN serta mewujudkan sistem pelayanan kesehatan yang semakin inklusif dan berkualitas bagi seluruh masyarakat.